Kunjungan Kerja Kepala BRSDM dan Pusriskan KP Ke IPUW Barru dan Peninjauan Lahan Intan Pandu Di Kab. Barru

141

Barru_Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM KP) Bapak Prof Ir. R. Sjarief Widjaja, Ph.D, FRINA dan Kepala Pusat Riset Kelautan Perikanan (Pusriskan KP) Bapak Dr. Ir. Toni Ruchimat, M.Sc  melaksanakan kunjungan kerja ke Instalasi Pembenihan Udang Windu dan Hatchery Kepiting Bakau Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan pada tanggal 29 Agustus 2018.

Kunjungan kerja ini dalam rangka penerapan riset dan meninjau secara langsung seluruh fasilitas sarana prasarana penelitian di Instalasi Pembenihan Udang Windu, Hatchery Kepiting Bakau dan Beronang serta peninjauan langsung lahan INTANPANDU (Inovasi Teknologi Adatif Perikanan Padi Udang Windu) yang merupakan inisiasi kerjasama antara BRPBAP3 dan Pusriskan KP dengan mengambil lokasi di Kabupaten Barru. Sjarief mengatakan “ kunjungannya ini merupakan kunjungan kerja pertama kalinya ke Kabupaten Barru setelah dilantiknya beliau menjadi Kepala BRSDM KP oleh Menteri Kelautan Perikanan.

Kepala BRPBAP3 Prof. Dr. Ir. Andi Akhmad Mustafa M.P Kabag Tata Usaha Andi Bahtiar, S.St.,Pi dan Kepala Instalasi Pembenihan Udang Windu dan Kepiting Bakau Agus Nawang, S,St.,Pi serta beberapa pegawai peneliti dan teknisi yang mendampingi kunjungan kerja tersebut sangat merespon baik kedatangan Kepala BRSDM dan Pusriskan KP beserta rombongan, harapan mereka atas  kedatangan beliau agar dapat memberikan motivasi dalam melaksanakn tugas penelitian.

Adapun sarana prasarana yang dikunjungi seperti Necleus center,Multiplicatoin Center,Hatcery Kepiting, Pembenihan Ikan Beronang dan Kantor utama IPUW. Sambil melihat fasilitas Kepala BRSDM juga sesekali memberikan arahan, dalam arahan beliau menginstruksikan BRPBAP3 untuk bisa menjadi center Excellence,temuan temuan/ inovasi baru yang dihasilkan harus tumbuh dari Balai Riset ini, serta apa yang dihasilkan dari hasil peneltaan diwilayahnya guna melihat wilayah-wilayah yang bisa dikembangkan, dan penyuluh perikanan dibawah satminkal Maros harus menjadi bagian terintegrasi dengan Balai karena mereka ditempatkan didaerah yang memang membutuhkan penanganan yang khusus, Tambahnya”.

Kepala BRSDM juga menyampaikan apresiasinya terhadap hasil riset BRPBAP3. Hasil riset yang ada hendaknya dihilirisasi sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Kepala BRSDM berharap Balai Maros suatu saat menjadi badan layanan usaha (BLU) untuk komersialisasi hasil riset. Untuk itu kesiapan SDM dan sarana pendukung diantaranya sertifikasi instansi, laboratorium dan hasil riset yang tersertifikasi SNI menjadi tantangan yang harus dihadapi. Riset yang ada hendaknya juga fokus pada bidang spesifik sehingga lebih terarah.

Kunjungan selanjutnya Kepala BRSDM dan rombongan meninjau langsung lahan untuk kegiatan INTANPANDU sekaligus melakukan penebaran benih padi yang nantinya akan dipergunakan pada Intanpandu  bersama dengan penanggung jawab Intanpandu, tim peneliti BRPBAP3, Dinas Perikanan Kab. Barru, Kapolsek, Kepala Desa dan para stakeholder yang terlibat pada kegiatan tersebut yang lokasinya tidak  jauh dari IPUW Barru, Kepala Pusriskan menjelaskan bahwah kegiatan ini atas inisisasi kerjasama antara BRPBAP3, Dinas Perikanan Ka. Barru dan Pusriskan KP dan Insa Allah jika ini berhasil maka kegiatan ini pertamakalinya  di Indonesia yang dirintis oleh Kementerian Kelautan Perikanan.