Diseminasi Teknologi Pusat Unggulan Iptek Udang

85

Maros_ Kementerian Riset, Teknologi,  dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menginisiasi program penguatan lembaga penelitian dan pengembangan (Litbang) melalui Program  Pengembangan Pusat Unggulan Iptek (PUI) yang diarahkan untuk penguatan kapasitas dan kapabilitas lembaga Litbang guna menjawab tantangan yang dihadapi, penguatan kelembagaan iptek merupakan langkah penting dalam penguatan sistem inovasi nasional agar lembaga iptek dapat berkinerja tinggi dengan menghasilkan inovasi teknologi yang sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas adopsi pengguna teknologi (masyarakat, industri, dan pemerintah)

Sebagai Pusat Unggulan Iptek Udang, Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan Maros pada kegiatan Diseminasi Teknologi Pusat Unggulan Daerah yang dilaksanakan di hotel Grand Town Selasa, 26 Februari 2019 dan dua orang peneliti BRPBAP3 menjadi narasumber pada kegiatan tersebut Ir. Muharijadi Atmomarsono, M.Sc yang membawakan materi (Penanggulangan Penyakit Udang di Tambak) dan Hidayat Suryanto Suwoyo, S.Pi,M.Si dengan materi (Budidaya Udang dan Potensi Bisnisnya di Tambak Payau) Kegiatan Diseminasi Teknologi oleh PUI Daerah ini merupakan Kerjasama Direktorat Jenderal Kelembagaan iptek dan dikti, Kemenristekdikti dengan BRPBAP3.

Adapun yang hadir pada kegiatan ini perwakilan dari Ristekdikti,Kepala sub Direktorat Lembaga Litbang Daerah, Kemenristekdikti Ibu Rosmaniar Dini, Anggota DPR RI Komisi VII . Ibu A.Yuliani Paris, staf Dinas Perikanan Provinsi Sul-Sel, 100 orang dari Penyuluh bantu,pembudidaya yang ada di wilayah Kab. Maros.  Sasaran kegiatan PUI daerah meliputi kegiatan pendayagunaan dan diseminasi teknologi unggulan yang mencakup asistensi penguatan manajemen usaha, asistensi teknisi peningkatan jejaring, dan fasilitas pengembangan akses informasi, fasilitasi untuk penguatan sinergi lembaga dalam pengembangan kapasitas riset bagi pemanfaatan komoditas unggulan daerah, pendampingan masyarakat – transfer teknologi, pelatihan peningkatan mutu produk, pelatihan pengelolaan pasca panen pertanian, dan asistensi pengembangan jejaring usaha, serta aktivitas pelatihan lainnya.