Keikutsertaan BRPBAP3 Pada Acara The Indonesia Aquaculture Innovation Challenge Road Show

109

Makassar_Dalam rangka sosialisasi serta untuk meningkatkan awareness masyrakat akuakultur udang, Pelaksana Tugas (Plt.) Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan A. Indra Jaya Asaad, dan peneliti BRPBAP3 Prof. Rachman Syah, Dr. Andi Parenrengi,   Dr. Ince Ayu dan Mat Fahrur mengikuti kegiatan Indonesia Aquaculture Innovation Challenge Road Show yang dilaksanakan di Hotel Horizon Makassar. Kamis/28 Februari 2019.

Kegiatan ini merupakan kerjasama antara FPIK-IPB, Solidaridad Indonesia dan STIP serta dukungan dari Waton Family Foundation. Aquculture Innovation Challenge (AIC) merupakan kompotesi terbuka yang ditujukan bagi mahasiswa, peneliti, pengusaha pemula, usaha kecil dan menengah dan perusahaan yang memiliki ide dan inovasi kreatif yag dapat meningkatkan industri udang tapi masih membutuhkan tambahan ilmu pengetahuan jejaring, keuangan maupun modal.

AIC bertujuan untuk menjaring inovasi industri udang budidaya, ada dua kategori utama untuk pengajuan proposal inovasi  1. Inovasi produksi (Production Innovation) , terkait dengan budidaya udang itu sendiri (benih, pakan, teknologi proses, manajemen dan sebagainya) 2. Nilai Konsumen (consumen value) pengembangan inovasi terkait dengan keterlacakan/rekam jejak (traceability), rantai blok (blokchain) Platform perdagangan, umur simpan (shelf life) pemasaran (branding) udang dan sebgaianya.

Adapun pemateri pada acara tersebut Ir Sulkaf Latif, DKP Sul_Sel (Speech on behalf of MFA), Dr. Rizal Effendi, IPB (Compotetion Outline), Dr. Hasanuddin Atjo, Shrimp Technology Innovator (Investing shrimp Farming Innovation), Prof. Dr. Widanarni, IPB (Microbial innovations in shrimp culture), Prof. Dr. Hilal Anshary, Unhas (Innovation in shrimp health management) dan Fauzan Feisal, CEO Amoeba (Digital Technology innovations in shrimp business development).