Bimbingan Teknis Pengunaan Biopestisida Pada Sistem Budidaya PANDU Kolaborasi PUI Udang dan PUI Padi

53

Kolaborasi PUI  Udang dan PUI Padi

Barru_Sektor perikanan dan pertanian di Indonesia terus berkembang dengan mencoba berbagai metode untuk memperoleh hasil yang maksimal, salah satu sector yang cukp menarik  kedua sector ini adalah Minapadi bentuk integrasi antara pertanian dan perikanan yang dikembangkan dalam satu lahan saja.

Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menginisiasi program minapadi yang dipadu dengan budidaya udang. Program ini disebut Inovasi Teknologi Adaptif Perikanan Minapadi Air Payau (INTAN-AP). Dengan program INTAN-AP dimaksudkan untuk mengoptimalkan fungsi lahan yang terintrusi air laut, dillahan kurang lebih 1Ha, program awal INTAN-AP ini di gagas pada tahun 2018 dan Alhamdulillah pada awal tahun 2019 program ini kembali dilanjutkan dilokasi yang sama yaitu di Dusun  Oring Desa Lawallu, Kec Soppeng Riaja Kabupaten Barru.

Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan bekerjasama Balai Besar Tanaman Padi dengan (BBP Padi) Sukamandi dan Dinas Perikanan Kab. Barru meyelenggarakan suatu kegiatan bimbingan teknis dengan mengusung tema “Penggunaan Biopestisida Pada Sistem Budidaya Pada Padai dan Udang Windu”,ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan baru dan tambahan bekal kepada petani penerapan perpaduan padi/udang mengenai pestisida bimbingan ini dilaksanakan di Aula Instalasi Pembenihan Udang Windu Kab. Barru Selasa, 05 Maret 2019.

Pada kegiatan bimtek tersebut hadir Kepala Bidang Pusat Riset Kelautan Perikana Dr. Agus Cahyadi,S.Pi.,M.Si, Plt Kepala BRPBAP3. A. Indra Jaya Asaad, S.Pi.M.,Sc Plt. Kepala Dinas Perikanan Kab. Barru Andi. Sidda B. sekaligus yang  membuka kegiatan itu, dan Kepala PUI Udang BRPBAP3 Dr. Andi Parenrengi. M.Sc , Penanggung Jawab Instalasi IPUW Agus Nawang, S,St.,Pi, Tim Pandu serta dihadiri  sekitar 40 orang  penyuluh perikanan dari Kab. Maros, Pangkep, Barru, Pare-Pare, Pinrang dan petani tambak yang ada di Desa Lawallu hadir sebagai peserta untuk bimtek tersebut.

Kegiatan sangat menarik bagi peserta karna  dikolaborasikan  ilmu pengetahuan baik dibidang pertanian perikanan antara Kementerian Kelautan Perikanan dan Kementerian Pertanian yang saling bersinergi, pada kesempatan tersebut masing masing menghadirkan narasumber dari BBPT Padi Sukamandi Dr. Nafisah dengan materi Performa Varietas-Varietas Pada Toleran Salin, Sri Wahyuni, SP.,M.Si  (Balai Penelitian Lingkungan Pertanian/Balingtan)  dengan materi Penggunaan Biopestisida Pada Sistem Budidaya MInapadi dan Dr. Sahabuddin, MP (BRPBAP3 Maros) dengan materi Riset Sistem Budidaya Padi dan Udang Windu, ini merupakan bentuk sinergitas antar lembagai Pusat Unggulan Iptek.(PUI Udang dan  Tanaman  Padi).

Peserta selain mendapatkan materi kelas juga di berikan bimbingan praktek berupa pembuatan pestisida organik yang merupakan salah satu solusi ramah lingkungan dalam rangka menekan dampak negatif akibat penggunaan pestisida non hayati yang berlebihan,peserta sangat antusias mengikuti praktek terlihat dari diskusi interaktif baik diruangan maupun ditempat praktek.