FGD PENYUSUNAN MODEL KLASTER INOVASI BERBASIS PRODUK UNGGULAN DAERAH UDANG WINDU, KETUA PUI UDANG MENJADI SALAH SATU NARASUMBER.

108

Pinrang_Dalam rangka membangun sinergis dan kemitraan strategis antar beragai stakeholders khususnya daam pengembangan udang windu menjadi komoditas unggulan daerah dan nasional yang berdaya saing melalui pendekatan kluster inovasi daerahmaka dilaksanakan pertemuan dengan menhadisrkan berbagai stakeholders baik dari kalangan pemerintah pusat/ daerah, akademisi/lembaga litbang, dunia usaha dan komunitas. Oleh karena itu, ristekdikti dalam hal ini DIretur Sistem Inovasi mengadakan Focu Group Disscussion (FGD) Penyusunan Model Klaster Inovasi Berbasis Produk Unggulan Daerah Udang Windu di Kabupaten Pinrang pada hari Selasa, 8 Oktober 2019.

 FGD tersebut dihadiri oleh tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP), Direktur Sistem Inovasi-Ristekdikti, Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala Balitbangda Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala Bappeda Kabupaten Pinrang, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pinrang, Prof Dr. Muh. Hatta Fattah (UMI), Ketua PUI Udang BRPBAP3, Kepala Balai Perikanan Budidaya Air Payau Takalar, PT. Atina Pokdatan Kabupaten Pinrang dan Penyuluh Perikanan.

Acaa tersebut dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pinrang dan dimoderatori langung oleh Dr. Ophirtus Sumule, DEA (Direktur Sistem Inovasi). Pada acara tersebut, Dr. Andi Parenrengi, M.Sc, Ketua PUI Udang BRPBAP3 Maros memaparkan “PROGRAM RISET DAN PENGEMBANGAN UDANG WINDU” dan beberapa narasumber lainnya yakni: Balitbangda Provinsi Sulawesi Selatan (Kebijakan Pengembalian Kejayaan Pengembangan UDang Windu di Sulawesi Selatan), Prof Dr. Muh. Hatta Fattah (Hirilisasi Phronima untuk Pengembagan Industri Baru Pakan Perikanan), PT. Atina (Peluang Pasar, Insentif Harga serta Bentuk Rantai Pasok Nilai Uang Windu), Eka Gandara, MSi (Sinergitas n-helix dalam Wahana Klaster Inovasi Berbasis Produk Unggulan Daerah) dan Kepala BPBAP Takalar (Dukungan Balai dalam Pengembangan Udang WIndu). Pada kesempatean tersebut, turut hadir peneliti BRPBAP3 Bunga Rante Tampangallo, S.Pi, M,Si (ksehatan ikan dan lingkungan) dan Kamariah, S.Pi (sumberdaya budidaya).

FGD diakhiri dengan kunjungan ke lokasi budidaya dan processing plant serta PT. ATINA.