Tudang Sipulung Kelompok Pembudidaya Pengguna Probiotik RICA Serbuk Di Kab. Pinrang

84

Pinrang_ Tudang sipulung merupakan salah satu bentuk komunikasi kelompok yang terdiri dari beberapa kelompok sejenis. Sebagai komunikasi kelompok. Tudang Sipulung atau duduk bersama membahas berbagai persoalan antara lain seperti halnya yang dilaksanakan oleh Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan (BRPBAPPP) Maros  yaitu tudang sipulung membahas pemanfaatan probiotik RICA serbuk dalam budidaya 29/09/2020.

Probitik Rica merupakan singkatan dari Research Institute of Coastal Aquaculture (RICA) adalah merek kemasan probiotik yang diproduksi oleh peneliti di Balai Riset Perikanan Air Payau dan Penyuluhan Perikanan yang bersifat non patogen, memiliki kemampuan menghambat perkembangbiakan organisme patogen, dan berfungsi sebagai bakteri pengurai.

Bertempat di Rumah Probiotik RICA, Dusun Sumpa Saddang Kelurahan Lanrisang, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang dan tetap mengikuti protokol kesehatan, tudang Sipulung ini diselenggarakan guna menyampaikan hasil riset Probiotik yang diaplikasikan kepada pembudidaya khususnya di Pinrang mengingat Tambak udang windu di kabupaten Pinrang terbentang luas di sepanjang garis pantai selat Makassar dari mulai kecamatan Suppa, Lanrisang, Mattiro Sompe, Cempa, Duampanua hingga kecamatan Lembang. Tambak-tambak udang tersebut sudah beroperasi puluhan tahun silam dengan pola tradisional hingga intensif. Peserta Tudang Sipulung adalah pembudidaya dan penyuluh perikanan . Dari Unsur Pemerintah hadir Kepala Dinas Perikanan Kab. Pinrang, Lurah serta tim dari BRPBAP3. Bertindak sebagai narasumber dalam acara Tudang Sipulung adalah Peneliti BRPBAP3 Ir. Muharijadi Atmomarsono yang sekaligus sebagai penanggung jawab penelitian tersebut. Pesertanya dihadiri oleh 50 orang.

Pada sesi paparan,  Peneliti BRPBAP3, Ir. Muharijadi, menyampaikan Kenapa udang mati di tambak karena budidaya tidak  ramah lingkungan sehingga probiotik diperlukan utk bersihkan air lebih lanjut narasumber menyampaikan aplikasi probiotik rica secara benar, dpt meningkatkan produksi udang kata beliau.

Diakhir paparan, Muharijadi, menjelaskan penggunaan bakteri probiotik  lebih aman dan tidak pathogen, tdk terakumulasi dlm rantai makanan, mudah diperbanyak / reproduksi, dpt membunuh/menekan vibrio harveyi dan yang terpenting dapat memperbaiki kualitas air. Kegiatan diakhiri dengan Tanya jawab dan diskusi.