Mendukung Program Proritas KKP Mantan Wagub Sulsel berencana melakukan pengembangan budidaya udang vaname teknologi superintensif di Sulawesi Selatan

101

Takalar_Sejalan dengan program proriotas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yaitu pengembangan perikanan budidaya, mantan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan periode 2008 – 2018 Ir. H. Agus Arifin Nu’mang, M.S berencana melakukan pengembangan budidaya udang vaname dengan teknologi superintensif di Kabupaten Barru, terkait hal tersebut Agus Arifin Nu’mang bersama tim secara daring melakukan diskusi dengan peneliti Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan (BRPBAPPP) Maros yang dilaksanakan pada tanggal 16 Februari 2021. Turut hadir pada kesempatan tersebut Kepala Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan Maros,  A. Indra Jaya Asaad  serta tim Peneliti BRPBAPPP.

Dalam Sambutan Agus Arifin Nu’mang menyampaikan harapan, BRPBAPPP Maros bisa bekerja sama membantu kami melalui pendampingan teknologi dan sebagai langkah awal, kami meminta tim Peneliti BRPBAPPP Maros untuk bisa mengecek lokasi kami di Kab. Barru untuk melihat kesesuaian secara teknis untuk penerapan teknologi Tambak  Superintensif.  Lokasi tersebut  nantinya akan digunakan sebagai lahan untuk pengembangan budidaya udang vaname Super intensif.

Sementara Kepala BRPBAPPP, A. Indra Jaya menyampaikan terima kasih kepada Ir. H. Agus Arifin Nu’mang, M.S dan tim atas inisiasi untuk pengembangan budidaya udang vaname dengan teknologi superintensif dan siap melakukan pendampingan teknologi.

Dari hasil diskusi tersebut  dilanjutkan dengan kunjungan studi banding ke Instalasi Tambak Percobaan Punaga di Kab. Takalar yang merupakan Instalasi milik BRPBAPPP. Kunjungan dilaksanakan pada tanggal 23 Februari 2021 yang diterima langsung oleh Kepala Instalasi Makmur, M.Si beserta Tim Peneliti TSI, Prof. Rahman Syah. Kunjungan didahului dengan melihat sarana dan prasarana Tambak Super Intensif dan diakhiri dengan disksusi tentang budidaya udang vaname super intensif dan pengembangan tambak super intensif di Sulawesi Selatan bedasarkan hasil riset sumberdaya lahan BRPBAPPP tahun 2019.