Puslatluh KP Menggelar Kegiatan Uji Beban Tahap II di Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkep

219

Maros_Keberadaan penyuluh perikanan memang sangat diharapkan oleh masyarakat dalam rangka memberikan pencerahan/pendampingan tentang permasalahan perikanan (Budidaya, penangkapan, pengolahan). Untuk mewujudkan penyuluh perikanan yang berkualitas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Pusat Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan KP (Puslatluh KP) melaksanakan uji beban kerja dan norma waktu JF Penyuluh Perikanan dan JF Asisten Penyuluh Perikanan di Balai Riset Perikanan Budidaya Air dan Penyuluhan Perikanan (BRPBAPPP) pada Rabu (10/11/21).

Tujuan uji beban kerja dan norma waktu JF penyuluh perikanan adalah dalam rangka penyempurnaan Permenpan RB No. 19/2008 tentang Jabatan Fungsional Penyuluh Perikanan dan Angka Kreditnya. Melalui uji petik tersebut diharapkan tahun depan sudah tersusun Permenpan RB yang baru yang mampu mengakomodir kegiatan penyuluhan perikanan yang bermuara pada dukungan program-program strategis Kementerian Kelautan dan Perikanan

Pelaksanaan Uji Beban Kerja dan Norma waktu merupakan tindak lanjut pelaksanaan validasi butir-butir kegiatan Jabatan Fungsional Penyuluh Perikanan dan Asisten Penyuluh Perikanan yang dihadiri langsung oleh Kepala Pusat Pelatihan dan Penyuluhan Kelautan dan Perikanan (Puslatluh KP) KP Dr. Lily Aprilya Pregawati , M.Si  Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Bapak Asmi dan Kepala BRPBAPPP Maros, Dr. Asda Laining serta Biro SDM Aparatur dan Organisasi KKP Bapak Suratna, S.Sos., M.A.P

Pelaksanaan uji beban dengan pengisian kusioner dalam rangka penyempurnaan Permenpan RB sekaligus menyampaikan usulan butir kegiatan yang belum terakomodir dalam draft Permenpan tersebut dihadiri sebanyak 114 orang Penyuluh Perikanan jenjang Keahlian dari perwakilan 11 provinsi dan 44 Kab/Kota lingkup regional Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua secara hybrid system yang dilaksanakan secara ofline dan online melalui media aplikasi zoom.

Kepala Pusat Pelatihan dan Penyuluhan Kelautan dan Perikanan (Puslatluh KP), Lilly Aprilia Pregiwati dalam sambutannya menyampaikan bahwah pelaksanaan uji beban kerja dan norma waktu JF Penyuluh Perikanan dan JF Asisten Penyuluh diharapkan dapat mnjadi wadah pengembangan wadah profesi dan kompetensi dibidang penyuluhan melalui jalur karier fungsional yang mengacu pada Permenpan RB No. 19/2008 dan olehnya itu maka akan menjadi tahapan dalam proses pengusulan dan penetapan jabatan fungsional perlu dilaksanakan uji beban kerja jabatan fungsional

Untuk pelaksanaan uji petik lapangan dilaksanakan di dua Kabupaten yauitu Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkep yang bertujuan untuk memotret pelaksanaan tugas penyuluh di lapangan, mengetahui jam kerja efektif, pengelompokan kegiatan di lapangan sesuai jenjang jabatan, dan penentuan angka kredit jabatan fungsional, dikegiatan tersebut dihadiri oleh masing-masing kepala dinas dan pelaku usaha perikanan.